Ketika Batang Kayu dan Tanah Menutup Jalan: Sehari di Kayu Jao
Kabupaten Solok, Sumatera Barat — Jalan utama yang menghubungkan Solok dengan Alahan Panjang terputus pada Senin pagi akibat tanah longsor di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang. Longsor yang dipicu hujan deras tersebut menutup seluruh badan jalan dengan material tanah, batu, serta batang kayu berukuran besar sehingga kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas.
Peristiwa longsor mengakibatkan tertutupnya jalan raya oleh tumpukan tanah dan pohon tumbang. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang kendaraan dan terhentinya mobilitas warga yang hendak menuju Solok maupun Alahan Panjang.
Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Solok, kepolisian, pemerintah nagari, serta warga setempat terlibat dalam proses penanganan dan pembersihan material longsor. Para pengendara yang terjebak dan masyarakat Kayu Jao juga ikut membantu memastikan jalur aman untuk dibuka.
Longsor terjadi pada Senin pagi, saat hujan turun sejak malam sebelumnya. Proses evakuasi dan pembersihan berlangsung sepanjang hari hingga sore, dengan sistem buka-tutup jalan diberlakukan setelah sebagian material berhasil disingkirkan.
Longsor terjadi di Jorong Kayu Jao, bagian dari jalur lintas Solok–Alahan Panjang yang berada di lereng Gunung Talang. Lokasi ini merupakan daerah rawan longsor terutama pada musim hujan.
Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang membuat tanah di lereng perbukitan menjadi jenuh air dan kehilangan daya ikat. Kondisi vegetasi di sekitar lereng serta struktur tanah yang labil turut memperbesar risiko terjadinya longsoran.
Penanganan dilakukan dengan mendatangkan alat berat untuk mengangkat tanah dan memotong batang kayu yang menutup jalan. Polisi menerapkan sistem buka-tutup jalan setelah sebagian material dibersihkan. Warga juga diimbau untuk menghindari area tebing dan menunda perjalanan apabila hujan kembali turun untuk mencegah risiko longsor susulan.
Selama jalur tertutup, para pengendara terpaksa menunggu berjam-jam. Beberapa warga Kayu Jao turut menyediakan makanan dan membantu petugas membuka jalan. Meski hujan sempat kembali turun dan menimbulkan kekhawatiran, proses pembersihan tetap dilanjutkan dengan pengawasan ketat. Menjelang sore, lalu lintas dapat kembali bergerak meski belum sepenuhnya normal.





Komentar
Posting Komentar